Asal Usul Sumur Jalatunda

Sumur jalatunda cukup populer sebagai sumur ajaib dari daerah Banjarnegara. Keajaiban sumur Jalatunda, bisa kita temukan dari mitos seputar sumur Jalatunda yang berkembang di masyarakat.

Meski Jalatunda memakai istilah sumur, tetapi bentuknya tidak seperti sumur pada umumnya. Karena penampakan fisik dari sumur Jalatunda justru mirip dengan kolam atau air yang tergenang di rawa rawa. Meskipun demikian, jalatunda tetap dikenal sebagai sebuah sumur hingga sekarang.

Menurut kisah yang dipercayai masyarakat sekitar, pada jaman dulu kala ada seorang putri cantik jelita yang gemar mengenakan pakaian serba putih. Namun sayangnya kecantikan fisiknya tersebut tidak diiringi dengan hati yang baik. Putri cantik ini sering meminta tumbal kepada masyarakat sekitar untuk dikorbankan dan ditenggelamkan ke dalam sumur.

Namun jika Anda ingat kisah Roro Jonggrang, pasti Anda ingat salah satu syarat yang diajukan Roro Jonggrang kepada Bandung Bondowoso saat meminangnya. Ya, itulah sumur Jalatunda.

Setelah mendengar syarat yang diajukan Roro Jonggrang, maka segeralah, dengan kesaktiannya sang pangeran berhasil menyelesaikan sumur Jalatunda. Setelah sumur selesai, dengan bangga sang Pangeran menunjukkan hasil karyanya. Putri Roro Jonggrang yang pada dasarnya tidak mau dipersunting Bandung Bondowoso berusaha memperdaya sang pangeran dengan membujuknya untuk turun ke dalam sumur dan memeriksanya.

Setelah Bandung Bondowoso masuk ke dalam sumur, sang putri memerintahkan Patih Gupolo untuk menutup dan menimbun sumur dengan batu dan mengubur Bondowoso hidup-hidup dengan harapan Bandung Bondowoso akan mati di dalamnya dan otomatis tidak jadi mempersunting dirinya.

Mungkin itu adalah awal kisah munculnya keyakinan masyarakat Dieng bahwa putri cantik nan jelita tersebut berhati jahat dan dipercaya sering meminta tumbal dan ditenggelamkan ke dalam sumur.


Jika kita membenarkan kisah Roro jonggrang, mungkin kita bisa menarik benang merah antara mitos yang dipercaya warga sekitar dengan kisah Roro Jonggrang. Yakni tentang keberadaan putri cantik jelita. Adapun perangai jahat yang dimilikinya, mungkin itu ingatan tentang kisah dimana Roro Jonggrang meminta Bandung Bondowoso mengecek dasar sumur dan kemudian meminta Patih Gupolo untuk menutup sumur tersebut dengan batu dengan harapan supaya Bandung Bondowoso terkubur di dalamya dan tidak jadi mempersunting dirinya.