Hidup Damai Tanpa Gangguan Hantu

Kesaksian » Hidup Damai Tanpa Gangguan Hantu

Sebagai seorang dokter, hidup dan mati seseorang tidak bisa disandarkan kepada saya. Saya ini bukan Tuhan yang berhak menentukan panjang dan pendek umur seseorang, saya ini hanyalah seorang dokter yang akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyembuhkan seluruh pasien yang datang kepada saya.

 

Memang bukan pertama kalinya ada pasien saya yang meninggal saat melakukan proses perawatan. Tapi hari itu merupakan pertama kalinya saya ditemui sosok seseorang yang sudah mati setelah 27 tahun saya menjalani praktik kedokteran di salah satu rumah sakit swasta.

 

Malam itu sekitar pukul satu tengah malam saya baru pulang dari rumah sakit. Dalam berjalanan pulang, dari jauh saya melihat seseorang berdiri di tepi jembatan melambaikan tangan pada saya. Mungkin ia mau nebeng, pikir saya waktu itu, jadi saya menghampiri anak muda itu. Wajahnya cukup familiar tapi saya sama sekali tidak ingat siapa dia.

 

Saat saya menghentikan mobil di depannya, dia pun langsung naik dan duduk di kursi belakang tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Setiap kali ada percabangan jalan saya selalu tanya dia mau kemana, tapi dia hanya diam tanpa menjawab satupun pertanyaan saya. Karena selama perjalanan dia hanya terdiam, saya pun mengemudikan mobil menuju rumah saya.

 

Di depan sudah tampak gapura perbatasan kota. Saya kala itu melihat ke kursi belakang melalui kaca spion depan berniat menanyakan apakah dia mau turun di perbatasan kota ataukah mau masuk ke kota saya, eh ternyata anak muda tadi tidak terlihat dari kaca spion. Saya pun melongok ke belakang mencoba mencari anak muda tadi, kali saja dia tertidur. Ternyata saya tidak menemukan seorang pun di mobil saya kecuali saya.

 

Tak henti-hentinya benak saya dipenuhi tanda tanya besar bagaimana cara dia bisa keluar dari mobil saya. Terbesit juga sebuah pikiran konyol bahwa dia itu hantu. Tapi saya merasa pernah melihat anak itu, entah dimana saya juga lupa. Selama perjalan pulang saya terus saja mengingat-ingat dimana saya pernah bertemu anak muda tersebut. Sesampainya di rumah saya baru ingat bahwa setahun yang lalu memang ada seorang pasien saya yang meninggal yang memiliki wajah dan perawakan sama seperti anak muda yang baru saja saya temui.

 

Keesokan harinya saya mencoba mencari file rumah sakit tahun lalu. Benar juga ingatan saya, memang setahun yang lalu ada seorang anak muda yang meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit pasca kecelakaan. Wajah dan fisik anak muda tersebut hanya mengalami lecet-lecet sedikit seolah tak ada luka yang berarti. Setelah saya diagnosis ternyata penyebab kematian anak muda tersebut bukanlah karena kecelakaan melainkan karena sakit jantung yang dideritanya.

 

Pernah juga saya melihat sosoknya berdiri di tengah jalan seperti orang yang mau bunuh diri. Hampir saja saya menabraknya, namun ketika saya menginjak rem dan mobil saya benar-benar berhenti tiba-tiba saja dia sudah tidak ada. Saya juga pernah melihatnya berdiri di tepi jalan pas siang bolong.

 

Namun apa iya ada hantu di dunia ini? Saya yang seorang dokter, yang mengutamakan sains, mana mungkin saya percaya dengan adanya hantu. Namun jika bukan hantu, lalu siapa yang saya temui malam itu? Entahlah, apa ini nyata atau hanyasekedar halusinasi saja.

 

Saya ingat bahwa ada sepupu saya yang menyukai hal-hal yang bersifat metafisik, saya pun antara percaya dan tak percaya mencoba menceritakan kejadian yang saya alami. Keesokan harinya sepupu saya itu mengantar saya menemui seorang ahli spiritual di Kudus. Beliau menyarankan saya untuk menunjukkan bukti kematian anak muda tersebut kepada pihak kepolisian yang kala itu memenjarakan orang yang dituduh menabraknya. Dari beliau juga saya disarankan untuk menggunakan Mustika Roro Jonggrang sebagai sarana spiritual mendapatkan keselamatan.

 

Keputusan ini merupakan keputusan yang berat. Saya ini seorang dokter. Okelah dengan saran menunjukkan bukti bahwa si lawan kecelakaannya itu tidak bersalah. Tapi untuk barang Roro Jonggrang itu? Mitos tentang keberadaan Roro Jonggrang saja saya tidak percaya, apalagi harus menggunakan barang yang katanya berasal dari Roro Jonggrang. Saya ini hanya percaya dengan sains. Lalu mengapa kini saya mempercayai hantu? Mengapa saya mempercayai hal klenik semacam ini? Namun karena saya tidak ingin didatangi sosok itu lagi saya pun memutuskan untuk memesannya.

 

Syukurlah, Orang yang menjadi lawan kecelakaan si anak muda yang pernah menemui saya itupun kini sudah bebas. Ya, antara percaya dan tidak percaya saya tetap menggunakan mustika ini, toh memang selama saya menggunakan mustika yang katanya dari Roro Jonggrang ini saya sudah tidak lagi menemukan hal-hal ganjil dalam hidup saya.

 

 

 

 

 

Alamat Kantor


Perum Pankis Griya - Rumah No.1

Jl. Pakis Raya, RT.01/06, Jepang Pakis

Jati, Kudus, Jawa Tengah,

Indonesia - 59342

 

 

Call Center 1


Telepon & SMS: 085712999772

 

WhatsApp: 085712999772

 

Email: spiritualpower88@gmail.com


 

 

Call Center 2


Telepon & SMS: 082223338771


WhatsApp: 082223338771


Email: bagianpemesanan@gmail.com

 

Untuk respon cepat silahkan

Telepon/SMS

 

*Note : Kode area Indonesia (+62)

Contoh : +6282223338771

 


 

Hari dan Jam Kerja

Call Center Kami


Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB

Sebelum datang, harap telepon dulu.

 

 

Praktek Supranatural Resmi


Terdaftar di Dinas Kesehatan & Kejaksaan

STPT DINKES: 445/515/04.05/2012

KEJARI: B-18/0.3.18/DSP.5/12/2011

 

Lihat Bukti Legalitas - Klik Disini